Showing posts sorted by relevance for query pedoman-upacara-hari-pendidikan. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query pedoman-upacara-hari-pendidikan. Sort by date Show all posts

Tuesday, February 12, 2019

Terbaik Ajaran Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2016

Sahabat Edukasi yang berbahagia...

Peringatan Hari Pendidikan Nasional dilaksanakan pada setiap tanggal 2 Mei, di mana pada tanggal ini bertepatan dengan hari ulang tahun Ki Hadjar Dewantara, pendekar nasional yang dihormati sebagai bapak pendidikan nasional di Indonesia.

Ki Hadjar Dewantara lahir dari keluarga kaya Indonesia selama masa kolonialisme Belanda, ia dikenal alasannya yakni berani menentang kebijakan pendidikan pemerintah Hindia Belanda pada masa itu, yang hanya memperbolehkan belum dewasa kelahiran Belanda atau orang kaya yang dapat mengenyam kursi pendidikan.

Kritiknya terhadap kebijakan pemerintah kolonial menjadikan ia diasingkan ke Belanda, dan ia lalu mendirikan sebuah forum pendidikan berjulukan Taman Siswa sehabis kembali ke Indonesia. Ki Hadjar Dewantara diangkat sebagai menteri pendidikan sehabis kemerdekaan Indonesia. Filosofinya, Tut Wuri Handayani (di belakang memberi dorongan), dipakai sebagai semboyan dalam dunia pendidikan Indonesia. Ia wafat pada tanggal 26 April 1959.

Untuk menghormati jasa-jasanya terhadap dunia pendidikan Indonesia, pemerintah Indonesia menetapkan tanggal kelahirannya sebagai Hari Pendidikan Nasional.

Dan selanjutnya, dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2016, menurut pada surat edaran Mendikbud RI Nomor 19180/MPK.A/MS/2016 tertanggal 15 April 2016 yang ditujukan kepada Yang Terhormat :


1.   Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia
2.   Menteri Agama Republik Indonesia
3.   Para Duta Besar/Kepala Perwakilan Indonesia di Luar Negeri
4.   Para Gubemur Seluruh Indonesia
5.   Para Pimpinan Unit Utama di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
6.   Para Bupati/Walikota Seluruh Indonesia
7.   Para Rektor Perguruan Tinggi Negeri/Swasta Seluruh Indonesia
8.   Para Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Seluruh Indonesia
9.   Para Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten/Kota Seluruh Indonesia
10. Para Kepala UPT Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Seluruh Indonesia
11. Para Kepala Sekolah/Madrasah Seluruh Indonesia

Dalam surat yang ditandatangani oleh Mendikbud (Bpk. Anies Baswedan) tersebut disebutkan bahwasannya dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2016, disampaikan hal-hal sebagai berikut :

Hari Pendidikan Nasional Tahun 2016 diperingati selama satu bulan penuh pada bulan Mei sebagai Bulan Pendidikan dengan konsep gerakan bersama yang melibatkan semua unsur masyarakat dengan tema pokok "Nyalakan Pelita, Terangkan Cita-Cita".

Rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2016 diawali dengan pelaksanaan upacara bendera secara serentak pada hari Senin, 2 Mei 2016 pukul 08.00 waktu setempat di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Kementerian Agama, Perwakilan Republik Indonesia di luar negeri, pemerintah daerah, seluruh unit pelaksana teknis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan seluruh institusi penyelenggara pendidikan di Indonesia yang akan diatur lebih lanjut dalam fatwa pelaksanaan upacara bendera.

Peringatan Hari Pendidikan Nasional disemarakkan dengan kegiatan-kegiatan yang dirancang dalam tema yang berbeda di setiap minggunya selama bulan Mei. Adapun tema-tema setiap minggunya yakni sebagai berikut:

Minggu ke-1 : Sub Tema : "Kembali ke Sekolah". Contoh Kegiatan:

1. Profesi Kembali ke Sekolah
2. Muliakan Guru
3. Bantu Sekolah
4. Peningkatan Minat dan Daya Baca

Minggu ke-2 : Sub Tema : "Ekspresi Merdeka". Contoh Kegiatan:

1. Tunjukkan Ekspresi Merdekamu
2. Buah Pendidikan dan Kebudayaan
3. Pahlawan Pendidikan dan Kebudayaan

Minggu ke-3 : Sub Tema : "Anak yakni Bintang". Contoh Kegiatan:

1. Karya Anak
2. Suara Anak
3. Petualangan Anak

Minggu ke-4 : Sub Tema : "Semua Murid, Semua Guru", Contoh Kegiatan:

1. Semua Murid, Semua Guru
2. Gotong Royong untuk Pendidikan dan Kebudayaan

Puncak rangkaian kegiatan peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2016 dilaksanakan pada hari Minggu, 29 Mei 2016 di Jakarta dengan melibatkan para komunitas pegiat pendidikan dan masyarakat.

Untuk lebih memupuk rasa patriotisme, selain mengadakan upacara bendera, panitia nasional peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2016 akan melaksanakan ziarah ke makam Ki Hadjar Dewantara di Yogyakarta. Berkenaan dengan itu, dihimbau kiranya Gubemur dan Bupati/Walikota juga berkenan melaksanakan ziarah ke taman makam pendekar di wilayah masing-masing.

Agar lebih memaknai Peringatan Hari Pendidikan Nasional, dihimbau kepada masing-masing institusi untuk melaksanakan kegiatan yang mendukung peningkatan mutu pendidikan sesuai dengan semangat Hari Pendidikan Nasional Tahun 2016 ini dan untuk menyemarakkannya dibutuhkan masing-masing institusi memasang spanduk dengan tema tersebut di atas. 

Baca juga : Pidato Mendikbud RI Dalam Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2016

Download selengkapnya Pedoman / Juknis Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2016, silahkan klik pada link berikut ini:


Demikian share warta mengenai Pedoman Peringatan Hardiknas Tahun 2016. Semoga bermanfaat dan terimakasih... Salam Edukasi...!

Referensi artikel :

·       https://id.wikipedia.org

Wednesday, December 11, 2019

Terbaik Juknis / Anutan Upacara Bendera Peringatan Hardiknas Tahun 2015

Sahabat Edukasi yang berbahagia…

Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) diperingati pada tanggal 2 Mei setiap tahunnya. Adapun tema pada peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2015 ini yakni "Pendidikan dan Kebudayaan sebagai Gerakan Pencerdasan dan Penumbuhan Generasi Berkarakter Pancasila".

Terkait dengan hal tersebut, Kemendikbud telah menerbitkan fatwa pelaksanaan peringatan Hari Pendidikan Nasional yang ditujukan kepada seluruh pemerintah kawasan provinsi/kabupaten/kota, kepala perwakilan Indonesia di luar negeri, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi/kabupaten/kota, rektor sekolah tinggi tinggi negeri/swasta, Kepala Unit Pelaksana Teknis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan supaya menyelenggarakan upacara bendera peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2015


5 Poin utama yang disampaikan Mendikbud dalam surat edaran Nomor 0379/MPK.F/LL/2015 Perihal Penyelenggaraan Upaca Bendera Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2015 disampaikan hal-hal sebagai berikut :

1.   Upacara bendera memperingati Hari Pendidikan Nasional secara nasional dilaksanakan pada :
-        hari, tanggal : Sabtu, 2 Mei 2015
-        pukul : 08.00 waktu setempat
-        sifat upacara : Tertib. Khidmat, dan Sederhana
-        tempat upacara : Lapangan Upacara (terbuka)

2.   Adapun tema pada peringatan Hari Pendidikan Nasionai Tahun 2015 yakni "Pendidikan dan Kebudayaan sebagai Gerakan Pencerdasan dan Penumbuhan Generals! Berkarakter Pancasila"

3.  Kepada seluruh pemerintah kawasan provinsi/kabupaten/kota, kepala perwakilan Indonesia di luar negeri, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi/kabupaten/kota, rektor sekolah tinggi tinggi negeri/swasta, Kepala Unit Pelaksana Teknis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan supaya menyelenggarakan upacara bendera peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2015

4.  Untuk lebih menyemarakkan peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2015 dibutuhkan masing-rnasing instansi memasang spanduk dengan tema tersebut di atas dan melaksanakan kegiatan yang mendukung peningkatan mutu pendidikan dengan tetap memperhatikan ketentuan perundang-undangan.

5.  Untuk lebih memupuk rasa patriotisme, selain mengadakan upacara bendera, panitia nasional peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2015 akan melaksanakan ziarah ke makam Ki Hajar Dewantara di Daerah spesial Yogyakarta. Berkenaan dengan itu, dihimbau kiranya Gubernur dan Bupati/Walikota juga berkenan melaksanakan ziarah ke taman makam pendekar di wilayah masing-masing.


Selanjutnya disampaikan Kemdikbud terkait fatwa upacara bendera peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2015. Untuk download Petunjuk Teknis / Pedoman Upacara Bendera Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2015, silahkan klik pada links berikut… Semoga bermanfaat dan terimakasih… Salam Edukasi…!

Sunday, November 17, 2019

Terbaik Surat Edaran Wacana Sambutan Mendikbud Pada Hari Pertama Masuk Sekolah Tahun Pedoman 2015/2016

Sahabat Edukasi yang berbahagia…

Mengawali hari pertama tahun pedoman 2015/2016 pada tanggal 27 Juli 2015 Sekjen Kemdikbud RI telah melayangkan surat resmi nomor 59388/A./KR/2015 perihal Sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Hari Pertama Sekolah yang ditujukan kepada seluruh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan Provinsi Seluruh Indonesia dalam rangka implementasi Gerakan Penumbuhan Budi Pekerti di sekolah, terkait hal tersebut disampaikan Sambutan Bapak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia pada hari pertama sekolah tahun pedoman 2015/2016.

Selanjutnya, sambutan Mendikbud ini semoga dibacakan oleh kepala sekolah pada semua jenjang pendidikan pada dikala upacara bendera hari Senin 27 Juli 2015 atau pada dikala hari pertama masuk sekolah.

SAMBUTAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN RI

Pada Upacara Bendera Hari Pertama Sekolah Tahun Ajaran 2015/2016

Hari ini yakni hari istimewa bagi kita semua. Kita mengawali hari dengan berkumpul bersama di halaman ini. Kita bahu-membahu melakukan upacara bendera, menyanyikan lagu kebangsaan kita, menghormat bendera sembari berbaris rapi sebagai satu komunitas sekolah yang sama. Hari ini istimewa alasannya yakni inilah hari pertama kita pada tahun pedoman 2015/2016 ini.

Pada hari pertama sekolah ini pula, upacara yang sama ini digelar di setiap sekolah di seluruh penjuru negeri kita tercinta ini. Pada hari ini kalian berdiri rapi bersama saudara-saudara sebayamu dari Sabang hingga Merauke melakukan upacara hari pertama memasuki tahun pedoman baru. Semua berseragam rapi, menghormati bendera yang sama, sang dwi warna, menyanyikan lagu kebangsaan yang sama, Indonesia Raya.

Hari ini kita bukan sekadar berkumpul di lapangan. Panjang barisan kalian jikalau bergandeng tangan sambung-menyambung akan menghubungkan Kota Sabang di Pulau We hingga Kota Merauke di Papua, yang panjangnya 8.514 km, hingga 4 kali. Berkumpulnya kalian di hari ini yakni juga mengirim pesan bahwa barisan besar ini yakni barisan anak bangsa yang sedang bergerak bersama mendorong kemajuan dan menyongsong masa depan gemilang untuk negeri ini.

Bagi para siswa semua yang saya cintai dan banggakan, di tahun pedoman gres ini, perbaruilah semangat kalian. Belajarlah dengan kesungguhan. Tuntaskanlah setiap pelajaran, terlibatlah dalam kegiatan-kegiatan di sekolah, berlatihlah untuk bisa memimpin dan dipimpin.

Kalian yakni pemilik masa depan Republik tercinta ini. Kalian tidak hanya sekedar pewaris, tapi di tangan kalianlah masa depan bangsa ini berada. Masa depan negeri ini ada di genggaman anda sekalian! Namun masa depan gemilang tak tiba dengan sendirinya, tapi harus diraih melalui kerja keras dan perjuangan, dimulai dari dingklik sekolah ini. Pesan saya yakni tinggikan mimpimu, citacitamu, kemudian kerja keraslah, berdoa dengan kesungguhan kemudian targetkan pada dirimu bukan hanya berusaha untuk meraih cita-citamu, tapi kalian harus bisa melampaui cita-citamu itu.

Bagi Kepala Sekolah, Guru dan Tenaga Kependidikan yang saya hormati dan banggakan, belum dewasa didik yang hadir disini yakni amanah dari orang bau tanah dan bangsa. Mereka percayakan pada Ibu dan Bapak untuk mendidik, mencerdaskan dan mencerahkan mereka.

Bagi sebagian Guru, hari ini yakni hari pertama bertugas di kelas baru, mata pelajaran gres atau bertemu dengan siswa-siswa baru. Demikian juga bagi Kepala Sekolah, ini yakni hari pertama menyambut siswa-siswa yang masuk dari jenjang paling bawah. Jangan biarkan upacara setiap Senin ini menjadi sekadar kegiatan seremonial, tapi harus menjadi wahana bagi seluruh warga sekolah untuk berinteraksi secara reguler dan menjadi wahana bagi Kepala Sekolah untuk menawarkan paparan dan kode bagi seluruh warga sekolah secara rutin.

Mari bahu-membahu kita tingkatkan kualitas pendidikan kita dengan menyadari bahwa bukan hanya para siswa, tetapi kita semua harus bisa dan harus tetap menjadi pembelajar. Mari kita tumbuh kembangkan anak didik kita bukan saja untuk meraih angka-angka tinggi di tiap mata pelajaran, tapimari kita berikan pada mereka keteladanan dalam berbudi pekerti dan kita tumbuhkan abjad kepemimpinan mereka.

Mari kita kembangkan budaya sekolah yang bisa menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi efektif, bekerja sama dan berkreativitas bagi semua anak didik kita. Mulai hari ini, mari kita kuatkan jalinan silaturahmi sekolah dengan keluarga melalui interaksi yang baik dan rutin antara Kepala Sekolah, Guru, Siswa, dan Orang Tua/Wali. Mari kita kembangkan semua itu melalui kegiatan intra-kurikular, ekstra-kurikuler maupun kegiatan non-kurikuler.

Republik ini membutuhkan generasi gres yang bisa menjawab dan memenangkan tantangan dijamannya nanti. Karena itu pulalah, hari ini yakni dikala yang sempurna untuk memulai babak gres bagi kita semua. Ini dikala bagi kita untuk membentuk sekolah menjadi taman, menjadi ekosistem pendidikan yang penuh tantangan tapi menyenangkan bagi semua warganya. Siswa senang berguru di sekolah, guru-guru tulusdan gembira dalam mendidik serta menginspirasi, Kepala Sekolah yang bersemangat membangun budaya baik di sekolahnya serta membina warganya.

Ini juga kesempatan bagi kita untuk memulai penyesuaian dalam ekosistem sekolah ini. Saat kita menumbuhkan kebiasaan-kebiasaan baik yang akan menjadi abjad dan budaya warganya. Mari biasakan lakukan hal baik, mari kerjakan dengan rutin, alasannya yakni apa yang kita biasakan akan membentuk kebijaksanaan pekerti kita.

Perlu diingat bahwa kebijaksanaan pekerti ini bukan hanya perihal siswa, tapi juga kebijaksanaan pekerti dari kita semua di dunia pendidikan; termasuk kebijaksanaan pekerti dari seluruh warga sekolah, dari Siswa, Guru, Kepala Sekolah dan Tenaga Kependidikan lainnya.

Dalam usaha penumbuhan kebijaksanaan pekerti ini, mari kita libatkan orangtua secara dekat, alasannya yakni Orangtua dan Guru yakni kawan yang perlu bergandengan tangan dikala menuntun tumbuh kembang siswa.

Jangan lupakan pula pelibatan masyarakat dalam proses pendidikan di sekolah. Jangan jadikan sekolah sebagai ruang tertutup, namun bukalah satu dindingnya kepada luasnya kenyataan yang ada di masyarakat. Ajak banyak sekali elemen masyarakat untuk ikut membuatkan kepada siswa di sekolah dan ajak siswa terlibat aktif dalam kehidupan masyarakat di sekitar sekolah.

Mari kita niatkan ikhtiar ini sebagai langkah awal untuk menumbuhkan siswa kita menjadi belum dewasa pembelajar. Langkah pertama di tahun pedoman ini bagi Kepala Sekolah dan Guru untuk menjadi pola sepanjang tahun. Dan bila kita terus bekerja dengan semangat yang sama di sepanjang tahun dan diikuti tahun-tahun berikutnya, maka kita semua sedang bergerak cepat membentuk bangsa kokoh.

Para siswa yang sedang berdiri di lapangan ini yakni putra-putri bangsa yang akan memimpin Indonesia dikala kita merayakan 100 tahun Indonesia Merdeka. Izinkan belum dewasa kita tumbuh semua potensinya, menjadi yang terbaik dari dirinya, dan kelak mereka bisa bahu-membahu menjadi generasi baru, pembuat Indonesia jadi negeri maju, sejahtera yang berkeadilan sosial bagi seluruh rakyatnya.

Selamat berjuang sepanjang satu tahun ke depan!

Salam hangat dan hormat dari seluruh jajaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Anies Baswedan

Download / unduh surat edaran perihal Sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Hari Pertama Sekolah di tahun pedoman 2015/2016 selengkapnya silahkan klik pada links sumber berikut. Semoga bermanfaat dan terimakasih… Salam Edukasi…!

Wednesday, December 11, 2019

Terbaik Sejarah Hari Pendidikan Nasional / Hardiknas Tanggal 2 Mei

Sahabat Edukasi yang berbahagia… Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ialah hari yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia untuk memperingati kelahiran Ki Hadjar Dewantara, tokoh aktivis pendidikan di Indonesia dan pendiri forum pendidikan Taman Siswa, diperingati pada tanggal 2 Mei setiap tahunnya.

Hari Pendidikan Nasional diperingati setiap tanggal 2 Mei, bertepatan dengan hari ulang tahun Ki Hadjar Dewantara, pendekar nasional yang dihormati sebagai Bapak Pendidikan Nasional di Indonesia.

Ki Hadjar Dewantara lahir dari keluarga kaya Indonesia selama masa kolonialisme Belanda, ia dikenal alasannya ialah berani menentang kebijakan pendidikan pemerintah Hindia Belanda pada masa itu, yang hanya memperbolehkan bawah umur kelahiran Belanda atau orang kaya yang dapat mengenyam kursi pendidikan.

Kritiknya terhadap kebijakan pemerintah kolonial menyebabkan ia diasingkan ke Belanda, dan ia lalu mendirikan sebuah forum pendidikan berjulukan Taman Siswa sehabis kembali ke Indonesia. Ki Hadjar Dewantara diangkat sebagai menteri pendidikan sehabis kemerdekaan Indonesia. Filosofinya, tut wuri handayani ("di belakang memberi dorongan ; menggerakkan / mendukung"), digunakan sebagai semboyan dalam dunia pendidikan Indonesia. Ia wafat pada tanggal 26 April 1959. Untuk menghormati jasa-jasanya terhadap dunia pendidikan Indonesia, pemerintah Indonesia memutuskan tanggal kelahirannya sebagai Hari Pendidikan Nasional.


Taman Siswa ialah nama sekolah yang didirikan oleh Ki Hadjar Dewantara pada tanggal 3 Juli tahun 1922 di Yogyakarta (Taman berarti kawasan bermain atau kawasan belajar, dan Siswa berarti murid).Pada waktu pertama kali didirikan, sekolah Taman Siswa ini diberi nama "National Onderwijs Institut Taman Siswa", yang merupakan realisasi gagasan beliau gotong royong dengan sobat di paguyuban Sloso Kliwon. Sekolah Taman Siswa ini kini berpusat di balai Ibu Pawiyatan (Majelis Luhur) di Jalan Taman Siswa, Yogyakarta, dan mempunyai 129 sekolah cabang di banyak sekali kota di seluruh Indonesia.


Prinsip dasar dalam sekolah/pendidikan Taman Siswa yang menjadi aliran bagi seorang guru dikenal sebagai Patrap Triloka. Konsep ini dikembangkan oleh Suwardi sehabis ia mempelajari sistem pendidikan progresif yang diperkenalkan oleh Maria Montessori (Italia) dan Rabindranath Tagore (India/Benggala). Patrap Triloka mempunyai unsur-unsur (dalam bahasa Jawa) :

1.   Ing Ngarsa Sung Tuladha : yang di depan memberi teladan
2.   Ing Madya Mangun Karsa : yang di tengah membangkitkan kehendak
3.   Tut Wuri Handayani : yang di belakang menggerakkan / mendukung

Patrap Triloka digunakan sebagai panduan dan aliran dalam dunia pendidikan di Indonesia.

Meskipun bukan hari libur nasional, Hari Pendidikan Nasional dirayakan secara luas di Indonesia. Perayaannya biasanya ditandai dengan pelaksanaan upacara bendera di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi tinggi, dari tingkat kecamatan sampai pusat, disertai dengan penyampaian pidato bertema pendidikan oleh pejabat terkait.

Referensi artikel : http://id.wikipedia.org

Saturday, February 16, 2019

Terbaik Anutan Pelaksanaan Upacara Bendera Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2015

Sahabat Edukasi yang berbahagia…

Peringatan Hari Guru secara Nasional diperingati setiap tanggal 25 November dalam setiap tahunnya. Tak terkecuali juga pada tahun 2015 ini, peringatan Hari Guru Nasional (HGN) akan diperingati serentak secara nasional yang salah satunya yakni diselenggarakannya upacara bendera dalam rangka peringatan Hari Guru Nasional yang akan diselenggarakan pada hari Rabu, 25 November 2015.

Peran guru dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia sungguh besar dan sangat menentukan. Sejak masa penjajahan, guru selalu menanamkan kesadaran akan harga diri sebagai bangsa dan menanamkan semangat nasionalisme kepada akseptor didik dan masyarakat.

Pada tahap awal kebangkitan nasional, para guru aktif dalam organisasi cowok pembela tanah air dan pembina jiwa serta semangat para cowok pelajar. 

Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 wacana Guru dan Dosen menegaskan bahwa guru yaitu pendidik profesional dengan kiprah utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi akseptor didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.

Dengan demikian, guru merupakan salah satu faktor yang strategis dalam memilih keberhasilan pendidikan yang meletakkan dasar serta turut mempersiapkan pengembangan potensi akseptor didik untuk masa depan bangsa. Sebagai penghormatan kepada guru, pemerintah Republik Indonesia menetapkan tanggal 25 November sebagai Hari Guru Nasional. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah melaksanakan banyak sekali apresiasi terhadap pengabdian guru. Salah satu bentuk penghargaan tersebut yaitu dengan diselenggarakannya upacara bendera untuk memperingati Hari Guru secara nasional.

Sebagai ajaran kita bersama dalam penyelenggaraan upacara bendera peringatan Hari Guru Nasional di tahun 2015 menurut pada surat Mendikbud RI Nomor : 98173/MPK.A/TU/2015 perihal Penyelenggaraan Upacara Bendera Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2015.

Melalui surat Mendibud tersebut disampaikan kepada seluruh kepala perwakilan Indonesia di luar negeri, pemerintah kawasan provinsi/kabupaten/kota, kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi/ kabupaten/kota, kepala Unit Pelaksana Teknis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan setiap Satuan Pendidikan di seluruh Indonesia supaya menyelenggarakan upacara bendera peringatan Hari Guru Nasional tahun 2015.

Untuk tema peringatan Hari Guru Nasional tahun 2015 yaitu "Guru Mulia Karena Karya"

Selain itu, melalui surat tersebut, untuk lebih menyemarakkan peringatan Hari Guru Nasional tahun 2015 diperlukan masing-masing instansi pemerintah mengajak keterlibatan unsur masyarakat dalam pelaksanaan upacara bendera. Selain itu, diperlukan juga memasang spanduk dengan tema tersebut di atas serta melaksanakan kegiatan-kegiatan yang mengapresiasi guru.

Download selengkapnya Surat Edaran serta Pedoman Penyelenggaraan Upacara Bendera Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2015, silahkan klik pada links sumber berikut ini. Semoga bermanfaat dan terimakasih, Selamat Hari Guru Tahun 2015… Salam Edukasi…!

Sunday, November 17, 2019

Terbaik Orang Renta Wajib Antar Anak Sekolah Pada Hari Pertama Masuk Sekolah

Sahabat Edukasi yang berbahagia…

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengeluarkan hukum teknis yang sangat detil terkait hari pertama masuk sekolah pasca Lebaran. Seperti orangtua wajib mengantar anaknya ke sekolah di hari perdana.

Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud Sumarna Surapranata menyampaikan regulasi gres itu tertuang dalam Permendikbud 21/2015. Aturan gres ini sudah dijelaskan kepada seluruh jajaran dinas pendidikan tingkat provinsi, kabupaten, dan kota final pekan lalu.

"Memang benar, orangtua wajib mengantarkan anaknya ke sekolah di hari pertama," kata pejabat yang erat disapa Pranata itu kemarin.

Aktivitas ini tidak sebatas mengantar anak di luar pagar sekolah saja. Kemudian si siswa masuk sekolah dan orangtua pulang sambil keduanya melambaikan tangan. Lebih dari itu, Pranata menyampaikan orangtua harus benar-benar ikut masuk hingga di dalam kelas.

Setelah hingga di dalam sekolah, orangtua harus berkomunikasi dengan para guru. Khususnya guru yang akan mengajar sang anak. "Dalam pertemuan ini ada semacam ijab qabul bahwa orangtua renta menitipkan anaknya kepada guru di sekolah," tutur pejabat asal Lembang, Bandung itu.

Melalui cara ini Kemendikbud ingin memperdalam keterikatan orangtua dengan sekolah. Sebab selama ini orangtua ke sekolah ketika pembagian rapor atau ketika perpisahan. Padahal versi Kemendikbud, kekerabatan orangtua dengan guru yang erat dapat memecahkan problem siswa. "Baik dalam berguru atau pergaulan di sekolah, maupun di rumah," ujar Pranata.

Kemendikbud tidak hanya mengeluarkan hukum orangtua wajib mengantar anaknya ke sekolah di hari perdana. Tetapi Kemendikbud juga mewajibkan sekolah melakukan upacara bendera setiap Senin. Selama ini berdasarkan Pranata, upacara hanya dilakukan di tanggal 17 saja atau sekali dalam sebulan.

"Padahal dengan upacara bendera, dapat mendidik kedisiplinan siswa," katanya. Siswa yang terdidik disiplin, akan terbiasa memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Pelaksanaan upacara bendera juga dapat mendidik siswa menjadi seorang pemimpin yang bertanggungjawab. Yakni melalui penugasan panitia upacara secara bergilir.

Aturan gres berikutnya yakni kewajiban berdoa tolong-menolong ketika mengawali dan mengakhiri proses pembelajaran di kelas masing-masing. Pranata menyampaikan untuk awal-awal proses berdoa bersama ini dipimpin oleh guru. Tetapi berikutnya para siswa ditugasi mempimpin doa secara bergantian. "Kebiasaan berdoa ini juga mulai ditinggalkan," tandas Pranata.

Setelah berdoa, Kemendikbud juga mewajibkan para siswa menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum belajar. Perhitungan Pranata, menyanyikan lagu Indonesia Raya hanya membutuhkan waktu tiga menit. Meski dilakukan setiap hari, tidak akan kuat pada proses pembelajaran.

"Ketika akan pulang sekolah, juga menyanyikan lagu-lagu usaha atau lagu-lagu daerah," kata dia. Jika siswa kesulitan mencari sumber lagu untuk menyanyi bersama-sama, boleh menirukan lagu melalui Youtube.

Lagu-lagu patriotik terkenal ibarat Bendera (Coklat Band) atau Pancasila Rumah Kita (Franky Sahilatua) boleh dibawakan siswa rame-rame di kelas masig-masing. Jika bosan dengan lagu patriotik, siswa boleh membawakan lagu-lagu tempat setempat.

Pranata mengaku prihatin sudah banyak siswa di Jawa yang tidak tahu lagu-lagu tradisional Jawa. Begitu pula siswa-siswa di Bandung dan sekitarnya, yang mulai tidak mengenali lagu tradisional Sunda.

Menurut Pranata awal tahun pedoman gres 2015-2016 akan dimulai 27 Juli. Kemendikbud menunjukkan isyarat kepada seluruh dinas pendidikan, untuk mengawasi aturan-aturan gres itu. Jika ada sekolah yang nakal tidak menerapkan hukum tadi, disiapkan hukuman teguran. (wan/end)

Saturday, February 16, 2019

Terbaik Fatwa Pelaksanaan Peringatan Hut Pgri Ke-70 Dan Hgn Tahun 2015

Sahabat Edukasi yang berbahagia…

Dalam peringatan HUT ke-70 PGRI dan Hari Guru Nasional Tahun 2015 yang pada tahun ini bertemakan “Memantapkan Soliditas dan Solidaritas PGRI Sebagai Organisasi Profesi Guru yang Kuat dan Bermartabat”.

Rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan HUT ke-70 PGRI dan Hari Guru Nasional Tahun 2015 dimulai bulan September s.d. November 2015 dengan banyak sekali kegiatan antara lain upacara, diskusi publik/semiar, lembaga ilmiah guru, penghargaan kepada guru berprestasi dan berdedikasi, ziarah makam pahlawan, jalan sehat, talkshow, konsolidasi organisasi, dan lain-lain.

Untuk kelancaran kegiatan peringatan HUT ke-70 PGRI dan Hari Guru Nasional Tahun 2015, pengurus PGRI di semua tingkat dibutuhkan sanggup melaksanakan koordinasi dengan semua pihak terkait. Harapan kami dengan peringatan HUT ke-70 PGRI dan Hari Guru Nasional Tahun 2015 sanggup berkontribusi dalam mewujudkan guru yang profesional dalam rangka peningkatan layanan pendidikan yang bermutu.

Pedoman ini dibutuhkan sanggup menjadi contoh bagi seluruh pengurus provinsi di semua tingkat dan pihak terkait dalam pelaksanaan peringatan HUT ke-70 PGRI dan Hari Guru Nasional Tahun 2015.

Dirgahayu PGRI dan Selamat Hari Guru Nasional 2015.  Demikian penyampaian dari Ketua Umum PB PGRI, Dr. H. Sulistiyo, M.Pd pada Pedoman Peringatan HUT PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia ke-70 dan HGN (Hari Guru Nasional) tahun 2015.

Download selengkapnya beberapa file penting terkait dengan Peringatan HUT RI ke-70 dan Hari Guru Nasional Tahun 2015, selengkapnya silahkan klik pada links berikut ini :


Demikian share singkat mengenai beberapa file dalam rangka Peringatan HUT PGRI ke-70 tahun 2015 dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2015 dari laman pgri.or.id. Semoga bermanfaat dan terimakasih… Salam Edukasi…!

Friday, May 1, 2020

Soal Uas Pkn Kelas 3 Semester 1 Terbaru Tahun Pemikiran 2018/2019

Berikut ini ialah pola soal UAS PKn kelas 3 semester 1 terbaru tahun pedoman 2018/2019. Soal sudah dilengkapi dengan kunci jawaban. Semoga soal UAS PKn ini sanggup dijadikan acuan untuk mencar ilmu khususnya adik-adik kelas 3 guna persiapan diri menghadapi Ulangan Akhir Semester 1.

Berikut ini ialah pola soal UAS PKn kelas  Soal UAS PKn Kelas 3 Semester 1 Terbaru Tahun Ajaran 2018/2019

Soal UAS PKn Kelas 3 Semester 1 


Saya sudah berusaha sekuat tenaga namun ternyata saya tidak bisa menuntaskan soal-soal UAS sempurna waktu. Kini UAS sudah di depan mata. Tidak ada kata terlambat untuk terus belajar. Dan kiprah saya di sini hanyalah berusaha membantu adik-adik untuk persiapan UAS. Sedangkan yang berwenang membuat soal ujian ialah pemerintah/ Dinas Pendidikan/ pihak sekolah.

Soal UAS PKn kelas 3 Semester 1 terbaru ini hanya untuk acuan belajar. Saya selaku admin juraganles.com mohon maaf yang sebesar-besarnya jikalau soal yang saya bagikan ini ternyata tidak ada yang keluar.



Namun adik-adik tidak perlu khawatir. Karena masih mempunyai Soal UAS PKn sebelumnya. Ada baiknya kalau soal ini juga dipelajari. Dengan demikian, semoga saja kalian beruntung.

Soal UAS PKn Kelas 3 Semester 1 plus Kunci Jawaban

Dan inilah contoh Soal UAS PKn Kelas 3 Semester 1 terbaru ⇩

I. Berilah tanda silang (x) pada abjad a, b, c atau d di depan balasan yang paling benar !
1. Budi Utomo didirikan pada tanggal ....
a. 17 Agustus 1945
b. 20 November 1944
c. 5 Maret 1900
d. 20 Mei 1908

2. Tujuan Kongres Pemuda Indonesia I bersifat ....
a. nasional
b. internasional
c. kedaerahan
d. individualistik

3. Wilayah Indonesia tersebar dari Sabang hingga Merauke. Sabang berada di Provinsi ....
a. Sulawesi
b. Aceh
c. Ambon
d. Sumatra

4. Hasil Kongres Pemuda ll yang dijadikan tonggak menuju kemerdekaan Indonesia ialah ....
a. ikrar perjuangan
b. ikrar kemerdekaan
c. ikrar pemuda
d. ikrar Sumpah Pemuda

5. Arti nilai patriotisme dalam Sumpah Pemuda ialah ....
a. tekad ingin menang dengan menggunakan segala cara
b. harapan saling menghormati
c. harapan bersatu untuk menguasai wilayah
d. tekad yang sangat berpengaruh untuk mempersatukan bangsa

6. Jong Java pada awalnya berjulukan ....
a. Budi Utomo
b. Tri Koro Dharmo
c. Pemuda Indonesia
d. Sekar Rukun

7. Rapat besar Pemuda Indonesia dilaksanakan pada tanggal 30 April 1926 hingga ....
a. 2 Mei 1926
b. 4 Mei 1926
c. 6 Mei 1926
d. 8 Mei 1926

8. Berikut ini yang bukan tokoh pendiri Budi Utomo ialah ....
a. Sutomo
b. Gunawan
c. Wahidin Sudirohusodo
d. H.O.S Tjokroaminoto

9. Setia pada tanah air dan bangsa sanggup diwujudkan dengan sikap ....
a. menggunakan teknologi yang maju
b. mengagumi kebudayaan daerah
c. mempelajari bermacam-macam budaya
d. menjaga nama baik bangsa dan negara

10.Sesuai dengan ikrar Sumpah Pemuda, bahasa Indonesia berperan sebagai ....
a. alat komunikasi dalam bekerja
b. sarana penghubung antarnegara
c. bahasa resmi dan bahasa nasional
d. mediator dalam dunia pendidikan

11. Berikut ini bukan upaya yang sanggup memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan ialah ....
a. melestarikan kebudayaan yang ada
b. menghormati suku bangsa lain
c. mengutamakan kepentingan umum
d. selalu merasa bahwa kebudayaan kawasan sendiri ialah yang terbaik dibandingkan kebudayaan kawasan lain

12. Di bawah ini bukan nilai-nilai yang terkandung dalam Sumpah Pemuda ialah ....
a. ketuhanan
b. musyawarah
c. persatuan
d. rela berkorban

13. Kongres Pemuda ll dipimpin oleh ....
a. Soetomo
b. W. R. Supratman
c. M. Tabrani
d. Sugondo Joyopuspito

14. Penerapan nilai Sumpah Pemuda sanggup diwujudkan dengan memberi pertolongan kepada anak putus sekolah yang berupa ....
a. uang
b. kendaraan
c. rumah
d. keterampilan

15. Salah satu tindakan sebagai perwujudan dari Sumpah Pemuda ialah ....
a. selalu menyanyikan lagu kebangsaan
b. menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar
c. membaca ikrar Sumpah Pemuda setiap saat
d. melestarikan pelaksanaan upacara adat

16. Mengamalkan nilai Sumpah Pemuda, yaitu nilai persatuan dan kesatuan di kehidupan sehari-hari, salah satunya dengan cara ....
a. musyawarah dalam menuntaskan setiap permasalahan
b. menganggap sahabat dari suku bangsa lain ialah sebuah keluarga
c. membeda-bedakan teman
d. menjauhi sahabat yang berbeda keyakinan semoga tidak terpengaruh

17. Makna yang terkandung dalam Sumpah Pemuda ialah ....
a. pendobrak kolonialisme
b. pendorong pergerakan nasional
c. penggugah semangat kedaerahan
d. pengobar semangat persatuan dan kesatuan bangsa

18. Pedoman insan perihal cara insan berperilaku dalam kehidupan disebut ....
a. norma
b. sanksi
c. petunjuk
d. perintah

19. Manusia yang memahami dari meyakini norma agama, jikalau mereka melaksanakan hal-hal yang bertentangan dengan norma agama, maka akan mendapat hukuman ....
a. denda
b. dosa
c. penjara
d. pahala

20. Kesopanan di suatu kawasan menurut atas ....
a. hasil keputusan tokoh masyarakat
b. sopan santun istiadat pada suatu daerah
c. harapan seseorang
d. kemauan banyak orang

21. Upacara bendera banyak keuntungannya bagi penerima didik. Berikut ini yang bukan manfaat upacara bendera di sekolah ialah ....
a. menanamkan rasa cinta tanah air
b. mempertebal semangat kebangsaan
c. mengenal arti disiplin dan tata tertib
d. bisa membuatkan semangat keagamaan

22. Sanksi yang diterima oleh orang yang melanggar norma kesusilaan ialah ....
a. denda
b. kurungan
c. dikucilkan masyarakat
d. penjara

23. Pekerjaan yang berat jikalau dikerjakan secara tolong-menolong akan ....
a. makin berat
b. gagal dilaksanakan
c. menjadi ringan
d. menjadi murah

24. Tata krama pergaulan pria dan wanita diatur dalam norma ....
a. hukum
b. susila
c. agama
d. undang-undang

25. Salah satu pola sikap taat pada aturan dalam kehidupan ialah ....
a. membayar uang sekolah jikalau sudah diingatkan
b. membuang sampah pada tempatnya
c. mencorat-coret tembok sehari-hari adalah
d. membantu sahabat dalam mengerjakan ujian

26. Daerah atau wilayah berlakunya norma kesopanan ialah ....
a. masyarakat atau kawasan tertentu
b. negara tertentu
c. seluruh negara
d. seluruh umat beragama

27. Norma agama berlakunya mencakup ....
a. wilayah tertentu
b. negara tertentu
c. lokasi atau kawasan tertentu
d. universal atau umum di seluruh dunia

28. Sanksi norma kesusilaan bersumber dari ....
a. agama sendiri
b. abdnegara penegak hukum
c. diri sendiri
d. tokoh masyarakat

29. Berikut ini yang bukan makna penting pelaksanaan upacara bendera di sekolah ialah ....
a. menanamkan rasa cinta tanah air
b. mempertebal semangat kebangsaan
c. mengenal arti disiplin dan tata tertib
d. sanggup membuatkan semangat keagamaan

30. Bersama-sama membersihkan lingkungan yang kotor ialah perwujudan nilai ....
a. persatuan
b. patriotisme
c. keberanian
d. kegotongroyongan

31. Norma agama yang dianut umat Buddha bersumber dari kitab ....
a. Injil
b. Al Qur’an
c. Weda
d. Tripitaka

32. Tolok ukur berlakunya norma kesopanan di suatu kawasan menurut atas ....
a. keputusan tokoh masyarakat
b. sopan santun istiadat suatu daerah
c. harapan seseorang
d. kemauan banyak orang

33. Jika berbuat kesalahan maka hatinya merasa tertekan.. Hal ini salah satu ciri dari hukuman norma ....
a. agama
b. kesusilaan
c. kesopanan
d. hukum

34. Norma agama yang bersumber dari kitab suci ditujukan untuk ....
a. seluruh umat manusia
b. seluruh warga negara
c. seluruh insan di dunia ini
d. masyarakat di kawasan tertentu

35. Norma kesopanan ialah sebuah norma yang didasarkan atas ....
a. kepantasan
b. kitab suci
c. keyakinan
d. kepercayaan

36. Norma kesopanan yang berlaku di masyarakat bersifat ....
a. lahiriah
b. memaksa
c. suka rela
d. lahiriah dan batiniah

37. Tindakan di bawah ini yang tidak diatur dalam norma kesopanan ialah ....
a. sopan santun makan
b. sopan santun berpakaian
c. sopan santun dalam bergaul
d. sopan santun dalam beribadah

38. Norma yang bertujuan untuk menertibkan kehidupan masyarakat ialah norma ....
a. kesopanan dan hukum
b. kesusilaan
c. moral
d. agama

39. Norma agama mempunyai sifat ....
a. lahiriah
b. duniawi
c. memaksa
d. lahiriah dan batiniah

40. Berikut pola sikap menaati aturan tertulis di masyarakat ialah ....
a. membantu tetangga yang sedang kesusahan
b. saling menghormati
c. melaksanakan ronda malam
d. berperilaku sopan

II. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan uraian yang terperinci dan benar!
1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Sumpah Pemuda !
Jawab : .............................................................................................................................................
...................................................................

2. Nilai-nilai apa saja yang sanggup diambil dari bencana Sumpah Pemuda yang sanggup kta terapkan dalam kehidupan sehari-hari?
Jawab : .............................................................................................................................................
...................................................................

3. Sebutkan hal-hal apa saja yang sanggup memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa !
Jawab : .............................................................................................................................................
...................................................................

4. Sebutkan tiga pola kegiatan yang merupakan pengamalan nilai-nilai Sumpah Pemuda !
Jawab : .............................................................................................................................................
...................................................................

5. Mengapa kita harus cinta tanah air?
Jawab : .............................................................................................................................................
...................................................................

6. Tuliskan satu perbedaan antara aturan tertulis dengan aturan tidak tertulis !
Jawab : .............................................................................................................................................
...................................................................

7. Mengapa pelaksanaan norma aturan terlihat lebih dipatuhi oleh masyarakat dibandingkan dengan pelaksanaan norma yang lain?
Jawab : .............................................................................................................................................
...................................................................

8. Apa yang seharusnya kita lakukan jikalau melanggar norma agama?
Jawab : .............................................................................................................................................
...................................................................

9. Sebutkan pola pelaksanaan norma kesopanan yang ada di lingkungan sekitar !
Jawab : .............................................................................................................................................
...................................................................

10. Bagaimana cara membuat suasana kondusif dan tertib di lingkungan sekolah ?
Jawab : .............................................................................................................................................
...................................................................

Kunci Jawaban Room I

1. d. 20 Mei 1908
2. a. nasional
3. b. Aceh
4. d. ikrar Sumpah Pemuda
5. d. tekad yang sangat berpengaruh untuk mempersatukan bangsa
6. b. Tri Koro Dharmo
7. a. 2 Mei 1926
8. d. H.O.S Tjokroaminoto
9. d. menjaga nama baik bangsa dan negara
10. c. bahasa resmi dan bahasa nasional
11. d. selalu merasa bahwa kebudayaan kawasan sendiri ialah yang terbaik dibandingkan kebudayaan kawasan lain
12. a. ketuhanan
13. d. Sugondo Joyopuspito
14. d. keterampilan
15. b. menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar
16. a. musyawarah dalam menuntaskan setiap permasalahan
17. d. pengobar semangat persatuan dan kesatuan bangsa
18. a. norma
19. b. dosa
20. b. sopan santun istiadat pada suatu daerah
21. d. bisa membuatkan semangat keagamaan
22. c. dikucilkan masyarakat
23. c. menjadi ringan
24. b. susila
25. b. membuang sampah pada tempatnya
26. a. masyarakat atau kawasan tertentu
27. d. universal atau umum di seluruh dunia
28. c. diri sendiri
29. d. sanggup membuatkan semangat keagamaan
30. d. kegotongroyongan
31. d. Tripitaka
32. b. sopan santun istiadat suatu daerah
33. b. kesusilaan
34. c. seluruh insan di dunia ini
35. a. kepantasan
36. d. lahiriah dan batiniah
37. d. sopan santun dalam beribadah
38. a. kesopanan dan hukum
39. d. lahiriah dan batiniah
40. c. melaksanakan ronda malam

Kunci Jawaban Room II

1. Sumpah Pemuda ialah akad atau ikrar yang diucapkan para cowok pada tanggal 20 Oktober 1928
2. Nilai persatuan, kesatuan, musyawarah, dan kekeluargaan
3. perselisihan antar suku, menganggap suku bangsanya paling baik
4. mematuhi tata tertib sekolah, menjaga kebersihan, tidak membeda-bedakan teman
5. alasannya kita hidup di Indonesia maka kita harus cinta Indonesia
6. aturan tertulis dibentuk oleh pemimpin dan mengandung hukuman yang tegas. Aturan tidak tertulis berupa sopan santun maupun sopan santun istiadat
7. alasannya dibentuk oleh pemerintah/ negara yang bersifat memaksa dan mempunyai hukuman yang tegas yaitu eksekusi penjara atau denda
8. segera bertaubat memohon ampun kepada Tuhan Yang Maha esa
9. menggunakan pakaian yang sopan, yang muda menghormati yang tua
10. dengan cara mematuhi tata tertib di sekolah

Download Soal UAS PKn Kelas 3 Semester 1 Terbaru Tahun Ajaran 2018/2019 plus Kunci Jawaban

Note : Soal UAS PKn Kelas 3 Semester 1 Terbaru Tahun Ajaran 2018/2019 ialah konten yang disusun oleh dan dilindungi undang-undang hak cipta. Dilarang mengcopy paste dan mempublish ulang konten dalam bentuk apapun ! Terima kasih

Itulah Soal UAS PKn Kelas 3 Semester 1 Terbaru Tahun Ajaran 2018/2019 yang bisa saya bagikan. Semoga bermanfaat.

Thursday, April 30, 2020

Soal Ukk / Uas 2 Ips Kelas 5 Terbaru Tahun Pedoman 2018/2019

Berikut ini ialah pola latihan Soal UKK / UAS 2 IPS Kelas 5 Terbaru Tahun Ajaran 2018/2019. Soal UKK mata pelajaran IPS ini sudah dilengkapi dengan kunci jawaban. Semoga soal UKK IPS ini sanggup dijadikan sebagai materi rujukan mencar ilmu untuk adik-adik kelas 5 dalam menghadapi UKK (Ulangan Kenaikan Kelas)

Soal UKK IPS Kelas 5 Terbaru


Berikut ini ialah pola latihan Soal UKK  Soal UKK / UAS 2 IPS Kelas 5 Terbaru Tahun Ajaran 2018/2019

I. Berilah tanda silang (X) pada abjad a, b, c atau d di depan balasan yang paling benar !
1. Indonesia terletak di antara dua benua. Hal tersebut menunjukkan letak Indonesia secara ....
a. astronomis
b. geografis
c. garis lintang
d. yuridis

2. Berikut ini yang termasuk fauna Australis ialah ....
a. Komodo
b. Anoa
c. Gajah
d. Cendrawasih

3. Perhatikan data-data di bawah ini !
(1) Kelapa sawit
(2) Rafflesia
(3) Pinus
(4) Lada
(5) Cengkih
(6) Bakau.
Data di atas yang termasuk tumbuhan Indonesia potongan barat ialah ....
a. (1), (2), dan (3)
b. (1), (3), dan (5)
c. (4), (5), dan (6)
d. (1), (4), dan (6)

4. Kerajaan Aceh mencapal puncak kejayaan pada masa pemerintahan Raja ....
a. Sultan Ageng Tirtayasa
b. Sultan Iskandar Muda
c. Sultan Ali Mughayat Sysh
d. Sultan Malik As-Shaleh

5. Langkah yang diambil VOC untuk mematahkan perlawanan Sultan Hasanuddin dari Makassar ialah ....
a. mengadakan Perjanjan Bongaya
b. meminta pertolongan kepada raja Kerajaan Tidore
c. menjalin keja sama dengan Aru Palaka dari Bone
d. mendirikan benteng-benteng pertahanan di Makassar

6. Perang Padri semula merupakan perang saudara, kemudian berkembang menjadi perang kolonial, lantaran ....
a. kaum moral dan padri bersatu menghadapi Belanda
b. Inggris dan Belanda bersatu menghadapi kaum Padri
c. musuh yang dihadapi kaum padri ialah Inggris
d. Belanda dan kaum moral bersatu melawan kaum padri

7. Kedatangan bangsa Eropa ke dunia Timur pada masa imperialisme kuno bertujuan berbagi agama Katolik yang disebut dengan istilah ....
a. gold
b. glory
c. gospel
d. goodwill

8. Faktor di bawah ini yang bukan pendorong orang-orang Eropa mengadakan penjelajahan samudra ke dunia Timur ialah ....
a. jatuhnya Konstantinopel ke tangan Turki Usmani
b. cerita perjalanan Marco Polo ke dunia Timur
c. teori Copernicus wacana bumi yang bulat
d. inovasi adanya gravitasi bumi dan bulan

9. Salah satu pola eksploitasi sumber daya alam oleh pemerintah Jepang ialah ....
a. memusnahkan perkebunan yang tidak menunjang perang
b. menyiapkan tenaga rakyat untuk kepentingan perang
c. mengeksplorasi ladang minyak untuk kepentingan rakyat
d. pengerahan tenaga rakyat untuk melaksanakan kerja paksa

10. Salah satu budi Jepang yang semakin menguatkan semangat nasionalisme ialah ....
a. lagu Indonesia Raya boleh dinyanyikan
b. penggunaan bahasa tempat setempat
c. dibolehkan memakai pakaian nasional
d. kewajiban upacara tiap hari Senin

11. Partai yang didirikan oleh dr. Sutomo yang merupakan adonan antara Budi Utomo (BU) dan Persatuan Bangsa Indonesia ialah ....
a. Gerindo
b. Parindra
c. GAPI
d. PNI-Baru

12. Organisasi pergerakan nasional Indonesia yang pertama kali bergerak di bidang politik ialah ....
a. Sarekat Islam
b. Budi Utomo
c. Indische Partij
d. Taman Siswa

13. Perlawanan bersenjata melawan Jepang terjadi di aneka macam tempat di antaranya terjadi di tempat Col Plieng yang dipimpin oleh ....
a. Suparyono
b. H. Madriyas
c. Tengku Abdul Jalil
d. Shodanco Supriyadi

14. Keinginan Belanda untuk berkuasa kembali di Indonesia pasca kekalahan Jepang dalam PD II dibuktikan dengan ....
a. kedatangan Sekutu di Indonesia
b. kedatangan NICA di Indonesia
c. pembentukan NICA
d. pembentukan KNIL

15. Kedatangan Sekutu di Indonesia karenanya disambut dengan rasa curiga oleh bangsa Indonesia. Hal ini lantaran ....
a. Sekutu melaksanakan pelucutan senjata terhadap Jepang
b. kedatangannya diboncengi oleh NICA (Belanda)
c. Sekutu tidak mengupayakan negosiasi Indonesia-Belanda
d. Sekutu berupaya membebaskan orang-orang Belanda yang ditawan Jepang

16. Pasca kedatangan NICA, konflik antara RI dan Belanda karenanya tidak sanggup dielakkan lantaran ....
a. Belanda didukung oleh sisa-sisa kekuatan Jepang di Indonesia
b. RI menolak aneka macam negosiasi yang diupayakan Sekutu
c• Sekutu sama sekali tidak mengupayakan perundingan
d. Belanda ingin berkuasa kembali di Indonesia

17. Penyebab bangsa Indonesia belum tepat sebagai suatu negara pada ketika proklamasi kemerdekaan ialah ....
a. belum mempunyai tentara yang kuat
b. kondisi rakyat sangat miskin
c. belum siap untuk mendirikan negara
d. pemerintahan yang sah belum dibentuk

18. Setelah proklamasi kemerdekaan pemerintah Indonesia belum membentuk tentara yang bersifat nasional, dengan pertimbangan ....
a. kondisi ekonomi yang belum memungkinkan
b. kesulitan menyatukan aneka macam laskar rakyat
c. menghindari perilaku bermusuhan dengan Sekutu
d. keterbatasan persenjataan

19. Panglima militer yang menandatangani penyerahan Belanda tanpa syarat kepada Jepang pada tanggal 8 Maret 1942 ialah ....
a. Wavell
b. Tannaka
c. Immamura
d. Ter Poorten

20. Tujuan didirikannya VOC ialah untuk ....
a. menghindari pedagang abnormal dari bangsa lain
b. melindungi pedagang pribumi dari pedagang asing
c. membeli rempah-rempah di Nusantara
d. melindungi pedagang Belanda dari persaingan yang tidak sehat

21. Berikut yang tidak termasuk konflik bersenjata antara pihalk Indonesia melawan Belanda atau Sekutu ialah ....
a. Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya
b. Pertempuran Ambarawa
c. Peristiwa Medan Area
d. Pertempuran Lima Hari di Semarang

22. Berikut ini yang bukan merupakan hasil dari Konferensi Meja Bundar ialah ....
a. Belanda menyerahkan dan mengakui kedaulatan Indonesia tanpa syarat.
b. Indonesia akan berbentuk negara serikat.
c. Belanda akan menarik pasukannya secara bertahap
d. RIS harus menanggung semua utang Belanda

23. Penjajahan Belanda di Indonesia berakhir dengan penyerahan Belanda kepada Jepang di ....
a. Linggajati
b. Kalijati
c. Banten
d. Karangjati

24. Perundingan Indonesia dengan Belanda yang dinilai sangat menguntungkan pihak Belanda ialah ....
a. Renville
b. Linggajati
c. Roem Royen
d. KMB

25. Untuk memikat hati rakyat, Jepang menciptakan Gerakan Tiga A. Berikut ini yang bukan merupakan semboyan Gerakan Tiga A ialah ....
a. Jepang Pemimpin Asia
b. Jepang Pelindung Asia
c. Jepang Pembela Asia
d. Jepang Cahaya Asia

26. Menurut Ki Hajar Dewantara, kemunduran dan kemerosotan rakyat Indonesia disebabkan ....
a. ekonomi yang merosot
b. agama yang berbeda-beda
c. suku bangsa yang terlalu banyak
d. dilema pendidikan yang belum ditangani dengan baik

27. Pahlawan yang memimpin rakyat Maluku dalam melawan Belanda ialah ....
a. Cut Nyak Dien
b. Kapiten Pattimura
c. Teuku Umar
d. Pangeran Antasari

28. Pemimpin bangsa Belanda yang mencetuskan sistem tanam paksa ialah ....
a. Van den Bosch
b. John Pieters Zoon Coen
c. Herman Willem Daendels
d. Raffles

29. Seorang pimpinan Belanda yang mengemukakan wacana Politik Etis ialah ..
a. C. Th. Van De Venter
b. Jenderal Van De Kock
c. Jacob Van Neck
d. Jenderal Kohler

30. KTN merupakan komisi bentukan PBB yang menjadi mediator Indonesia dengan Belanda dalam ....
a. Perjanjian Renville
b. Perjanjian Linggajati
c. Perjanjian Roem-Royen
d. Konferensi Meja Bundar

31. Berikut ini yang bukan merupakan hasil dari Perjanjian Roem-Royen ialah ....
a. penghentian tembak menembak antara Indonesia dan Belanda
b. pengembalian pemerintahan RI ke Yogyakarta
c. pembebasan para pemimpin Rl yang ditahan Belanda
d. segera mengadakan Konferensi Inter Indonesia

32. Tokoh yang mendirikan Sarekat Dagang Islam ialah ....
a. Sutomo
b. Husni Thamrin
c. Haji Samanhudi
d. Cipto Mangunkusumo

33. Berikut ini ialah bukan golongan muda yang ikut menyaksikan penulisan teks proklamasi ialah ....
a. B. M. Diah
b. Sudiro
c. Sayuti Melik
d. Ahmad Soebardjo

34. Negara di bawah ini yang pertama kali mengakui kedaulatan RI ialah ....
a. Mesir
b. india
c. Pakistan
d. Belgia

35. Tokoh yang merumuskan teks proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ialah ....
a. Ir. Soekarno, Drs. Moh Hatta, dan Mr. Ahmad Soebarjo
b. Ir. Soekarno, Sayuti Melik, dan dr. Cipto Mangunkusumo
c. Sukarni, Sutan Sjahrir, dan Drs. Moh. Hatta
d. Wikana, Jusuf Kunto, dan Sutan Sjahrir

36. Tokoh pemimpin dalam usaha mempertahankan kemerdekaan di Sulawesi ialah ....
a. Kapiten Patimura
b. W. Z. Yohanes
c. Amir Syarifuddin
d. Robert Wolter Monginsidi

37. Tindakan para pejuang Indonesia dalam memanfaatkan masa kosong sehabis Jepang mengalah kepada Sekutu ialah ....
a. mengamankan tempat Rengasdengklok
b. mempersiapkan kemerdekaan secara matang
c. mendata sisa tentara Jepang yang ada
d. membentuk Negara Boneka

38. Tokoh cowok yang mengusulkan wacana penandatanganan teks proklamasi ialah ....
a. Jusuf Kunto
b. Sutan Sjahrir
c. Sukarni
d. Latief Hendraningrat

39. Tokoh cowok yang memberikan gosip kekalahan Jepang kepada Ir. Soekarno ialah ....
a. Sutan Sjahrir
b. Wikana
c. Darwis
d. Chairul Saleh

40. Tokoh hero dalam pertempuran tanggal 10 November 1945 di Surabaya ialah ....
a. Supriyadi
b. Suharto
c. Bung Tomo
d. Jenderal Soedirman

II. Isilah titik-titik di bawah ini dengan balasan yang tepat !
1. Candi Muara Takus peninggalan Kerajaan ......................................................................................
2. Di Indonesia, kota yang dilalui garis khatulistiwa ialah ..................................................................
3. Garis yang membatasi binatang tipe Asia dan tipe peralihan disebut ..................................................
4. Hak merampas kapal yang terdampar di wilayah Bali disebut ...........................................................
5. Perintis berdirinya Kebun Raya Bogor ialah ....................................................................................
6. Benteng Fort de Kock berada di Kota .................................................................................................
7. Belanda mengalah tanpa syarat kepada Jepang pada tanggal ..........................................................
8. Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) beribu kota di ..........................................................
9. Insiden bendera Merah Putih terjadi di Hotel ......................................................................................
10. Tokoh delegasi RI yang tiba dalam Perundingan Linggajati ialah .............................................

III. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah inl dengan benar !
1. Mengapa perlawanan rakyat Indonesia di aneka macam tempat selalu gagal dalam menghadapi kolonialisme? Jelaskan!
Jawab : ..................................................................................................................................................
..................................................

2. Sebutkan hak octrooi yang dimiliki VOC !
Jawab : ..................................................................................................................................................
..................................................

3. Sebutkan organisasi bentukan Jepang untuk memikat hati rakyat Indonesia !
Jawab : ..................................................................................................................................................
..................................................

4. Jelaskan imbas penyerahan tanpa syarat pemerintah Hindia-Belanda kepada Jepang terhadap usaha kemerdekaan Indonesia !
Jawab : ..................................................................................................................................................
..................................................

5. Apa makna persetujuan KMB bagi bangsa Indonesia !
Jawab : ..................................................................................................................................................
..................................................

Download Soal UKK/UAS 2 IPS Kelas 5 Terbaru Tahun Ajaran 2018/2019

Kunci Jawaban Room I

1. b. geografis
2. d. Cendrawasih
3. a. (1), (2), dan (3)
4. b. Sultan Iskandar Muda
5. c. menjalin keja sama dengan Aru Palaka dari Bone
6. d. Belanda dan kaum moral bersatu melawan kaum padri
7. c gospel
8. d. inovasi adanya gravitasi bumi dan bulan
9. a. memusnahkan perkebunan yang tidak menunjang perang
10. a. lagu Indonesia Raya boleh dinyanyikan
11. b. Parindra
12. b. Budi Utomo
13. c. Tengku Abdul Jalil
14. a. kedatangan Sekutu di Indonesia
15. b. kedatangannya diboncengi oleh NICA (Belanda)
16. d. Belanda ingin berkuasa kembali di Indonesia
17. c. belum siap untuk mendirikan negara
18. b. kesulitan menyatukan aneka macam laskar rakyat
19. d. Ter Poorten
20. d. melindungi pedagang Belanda dari persaingan yang tidak sehat
21. d. Pertempuran Lima Hari di Semarang
22. d. RIS harus menanggung semua utang Belanda
23. b. Kalijati
24. b. Linggajati
25. c. Jepang Pembela Asia
26. d. dilema pendidikan yang belum ditangani dengan baik
27. b. Kapiten Pattimura
28. a. Van den Bosch
29. a. C. Th. Van De Venter
30. a. Perjanjian Renville
31. d. segera mengadakan Konferensi Inter Indonesia
32. c. Haji Samanhudi
33. d. Ahmad Soebardjo
34. a. Mesir
35. a. Ir. Soekarno, Drs. Moh Hatta, dan Mr. Ahmad Soebarjo
36. d. Robert Wolter Monginsidi
37. b. mempersiapkan kemerdekaan secara matang
38. c. Sukarni
39. a. Sutan Sjahrir
40. c. Bung Tomo

Kunci Jawaban Room II

1. Sriwijaya
2. Pontianak
3. Garis Wallace
4. aturan tawan karang
5. Thomas Stamford Raffles
6. Bukittinggi
7. 8 Maret 1942
8. Bukittinggi
9. Yamato
10. Perdana Menteri Sutan Sjahrir

Kunci Jawaban Room II

1. lantaran kurangnya persatuan dan kesatuan, usaha masih bersifat kedaerahan
2. Hak monopoli perdagangan , hak mencetak uang , hak mengadakan perjanjian dengan raja
3. Gerakan Tiga A, Putera, Jawa Hokokai, Chuo Sangi In, Masyumi, Heiho, Peta
4. Bangsa Indonesia menganggap Jepang telah berhasil membebaskan rakyat dari penjajahan Belanda yang telah berlangsung sangat lama
5. Belanda mengakui kemerdekaan Indonesia
Note: Soal UKK / UAS 2 IPS Kelas 5 Terbaru Tahun Ajaran 2018/2019 ialah konten yang disusun oleh dan dilindungi undang-undang hak cipta. Dilarang mengcopy paste dan mempublish ulang konten dalam bentuk apapun ! Terima kasih
Itulah Soal UKK / UAS 2 IPS Kelas 5 Terbaru Tahun Ajaran 2018/2019 yang sanggup saya bagikan. Semoga bermanfaat.