Sunday, March 4, 2018

Paket Lengkap Permodelan Janji Profesional Auditor Di Jawa Tengah Dengan Pendekatan Gender


Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris perbedaan janji profesional akuntan publik di Jawa Tengah menurut gender dalam Kantor Akuntan Publik. Pengujian hipotesis dilakukan dengan memakai Independent Samples t-test. Penelitian ini tidak bisa menunjukan adanya perbedaan yang signifikan antara janji profesional afektif akuntan publik pria dan wanita di Jawa Tengah. Namun demikian, penelitian ini bisa menunjukan adanya perbedaan yang signifikan antara janji profesional akuntan publik pria dan wanita di Jawa Tengah. Penelitian ini juga menunjukan adanya perbedaan yang signifikan antara janji profesional kontinyu dan normatif akuntan publik pria dan wanita di Jawa Tengah.
Keywords: Komitmen Profesional, Gender, Akuntan Publik, Jawa Tengah
Penulis: Rosyati, Anita Damajanti, Dyah Nirmala Arum Janie
Kode Jurnal: jpmanajemendd161128

Saturday, March 3, 2018

Paket Lengkap Kematangan Sosial Ditinjau Dari Komunikasi Diadik Ibu Dan Anak Pada Akseptor Bimbing Tk/Paud


Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara empiris apakah ada efek komunikasi diadik ibu dan anak terhadap tingkat kematangan sosial akseptor latih TK/PAUD.
Data penelitian dikumpulkan dengan memakai Vineland Social Maturation Scale dan Skala Komunikasi Diadik Ibu dan Anak. Sejumlah 33 akseptor latih TK/PAUD  ikut berpartisipasi sebagai subjek penelitian.
Hipotesis diuji dengan teknik analisis korelasi product moment, menghasilkan r= 0,121 dengan p = 0,502 (p > 0,05). Hal ini menawarkan bahwa tidak ada korelasi yang signifikan antara komunikasi diadik ibu dan anak dengan kematangan sosial anak, sehingga hipotesis dalam penelitian ini ditolak.
Keywords: kematangan sosial, komunikasi diadik ibu dan anak, akseptor latih TK/PAUD
Penulis: Sri Widyawati, Martha Kurnia Asih
Kode Jurnal: jpmanajemendd161129

Friday, March 2, 2018

Paket Lengkap Studi Keunggulan Bersaing Ikm Mebel Di Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak


Abstract: Pada umumnya perjuangan kecil dan menengah mempunyai keunggulan dalam memanfaatkan sumber daya alam dan padat karya. Usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia merupakan faktor penting dalam pembangunan ekonomi. UKM mempunyai tugas strategis dalam pertumbuhan stabilitas ekonomi secara berkelanjutan, mendorong pendapatan dan pembangunan daerah, membuat lapangan kerja, dan berkontribusi pada peningkatan pertumbuhan produk domestic bruto (PDB).
Tujuan dari penelitian ini ialah Untuk megetahui imbas orientasi pasar  pada keunggulan bersaing, Untuk mengetahui imbas orientasi kewirausahaan pada keunggulan bersaing, Untuk mengetahui imbas penemuan produk pada keunggulan bersaing dan Untuk mengetahui imbas keunggulan bersaing pada kinerja pemasaran. Populasi dalam penelitian ini ialah seluruh manajer atau pemilik perusahaan mebel (furnitur) di Kabupaten Demak.  Sedangkan teknik pengambilan sampel yang dipakai ialah metode purposive sampling yaitu teknik pemilihan sampel dengan memakai kriteria.  Kriterianya ialah pengusaha yang telah memulai usahanya minimal 1 tahun. Penentuan sampel sebanyak 96 alasannya ialah dianggap cukup mewakili populasi dan sesuai pada perhitungan diatas, yaitu pengusaha yang melaksanakan aktivitasnya minimal 1 di wilayah kerja kecamatan Mranggen Kabupaten Demak.
Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan terhadap seluruh data yang diperoleh, maka sanggup diambil kesimpulan sebagai berikut: Terdapat imbas nyata dan signifikan dari variabel orientasi pasar (X1) terhadap keunggulan bersaing (Y1) sanggup diterima, Terdapat imbas nyata dan signifikan dari variabel orientasi kewirausahaan (X2) terhadap keunggulan bersaing (Y1) sanggup diterima, Terdapat imbas nyata dan signifikan dari variabel penemuan produk (X3) terhadap keunggulan bersaing (Y1) sanggup diterima serta Terdapat imbas nyata dan signifikan dari variabel keunggulan bersaing (Y1) terhadap kinerja pemasaran (Y2) sanggup diterima.
Keywords: orientasi pasar, orientasi kewirausahaan, penemuan produk, keunggulan bersaing, kinerja pemasaran
Penulis: Totok Wibisono, Edy Suryawardana, Tri Endang Yani
Kode Jurnal: jpmanajemendd161130

Thursday, March 1, 2018

Paket Lengkap Penerapan Konsep Trias Politica Dalam Sistem Pemerintahan Republik Indonesia : Studi Komparatif Atas Undang–Undang Dasar Tahun 1945 Sebelum Dan Setelah Amandemen


Abstract: Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui penerapan konsep Trias Politica dalam sistem pemerintahan Republik Indonesia. Hal ini sanggup di lihat dalam konstitusi negara Indonesia yaitu UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Sehubungan dengan amandemen 4 (empat) kali, yang dilakukan oleh pemerintah, untuk kesempurnaan, maka penelitian ini disajikan secara komparatif, baik sebelum dan setelah amandemen. Metodelogi penelitian yang akan dipergunakan dalam penelitian ini diantaranya: metode pendekatan yuridis normatif, spesifikasi penelitian deskriptif analitis, sumber data terdiri data sekunder, metode pengumpulan data dengan melaksanakan penelitian kepustakaan, Metode analisis data yaitu kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dalam sistem pemerintahan Republik Indonesia secara implisit, baik sebelum dan setelah amandemen UUD Tahun 1945, menerapkan konsep Trias Politica Montesquieu, namun penerapannya tidak obsolut. Hasil dari studi komparatif sanggup diketahui bahwa pembagian kekuasaan menurut fungsi negara dalam sistem pemerintahan republik Indonesia menurut UUD Tahun 1945 sebelum amandemen ternyata tidak hanya Legislatif (MPR, DPR), Eksekutif (Presiden) dan Yudikatif (MA), namun selain dari 3 (tiga) fungsi tersebut, masih di bagi lagi yaitu ke dalam Kekuasaan Konsultatif (DPA) dan Kekuasaan Eksaminatif (BPK). Sedangkan setelah amandemen ternyata juga tidak hanya Legislatif (MPR, DPR, DPD), Eksekutif (Presiden) dan Yudikatif (MA, MK), namun masih di bagi lagi ke dalam Kekuasaan Eksaminatif (BPK).
Keywords: Sistem Pemerintahan, Trias Politica, UUD Tahun 1945
Penulis: Efi Yulistyowati, Endah Pujiastuti, Tri Mulyani
Kode Jurnal: jpmanajemendd161131

Paket Lengkap Taktik Entreneurial Marketing Pada Umkm Klaster Bandeng Presto Semarang


Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana  implementasi taktik entrepreneurial marketingdalam mempertahankan usaha  pada  UMKM Bandeng Presto Semarang, faktor pendukung dan faktor penghambat perjuangan . Dalam penelitian ini obyek yang dipakai yaitu pelaku perjuangan Bandeng Presto Semarang  dengan empat informan sebagai sampel penelitian  dan memakai metode analisis kualitatif.
Implementasi entrepreneurial marketing pada UKM Bandeng Presto Semarang antara lain UKM Bandeng Presto telah memasarkan produknya secara proaktive dengan banyak sekali cara kepada konsumen, pengelola UKM mengambil peluang  (opportunity driven) dari tiap jaringan yang dimiliki dan menerapkan informal marketing research. UKM Bandeng presto  selalu menjalin komunikasi eksklusif dengan pelanggan. UKM menjalin korelasi kerjasama dengan banyak sekali pihak(value creation through relationship and Alliance).
Dalam mempertahankan pelanggan yaitu menjalin komunikasi dengan pelanggan. Pengelola UKM Bandeng mengelola resiko bisnis secara hati-hati. UKM Bandeng presto  selalu menjalin korelasi dua arah kepada pelanggan. UKM menjalin kolaborasi dan memperluas jaringan serta mempertahankan usahanya melalui penawaran harga yang terjangkau sehingga konsumen tetap membeli  produknya semoga usahanya tetap dapat tumbuh, bukan hanya keuntungan jangka pendek dan faktor yang kedala yang dihadapi UKM Bandeng Presto adalah  keterbatasan jaringan baik pasar, suplier, modal. Sebagian pengelola UKM masih takut resiko permodalan alasannya keterbatasan jaringan pemasaran. Lebih lanjut UKM perlu membuat nilai melalui training jaringan dan kerjasama.
Keywords: Proactive, informal marketing research, value creation, commuication, inovation, relationship
Penulis: Yuli Budiati, Nuria Universari
Kode Jurnal: jpmanajemendd161132

Saturday, May 6, 2017

Terbaik Panduan Pkg Guru Dengan Kiprah Aksesori Padamu Negeri 2014/2015

Sahabat PTK dan Rekan-rekan Operator/Admin Sekolah Pengguna Padamu Negeri di semester 2 (genap) tahun pelajaran 2014/2015 yang berbahagia…

Kinerja yang terkait dengan pelaksanaan kiprah embel-embel yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah. Pelaksanaan kiprah embel-embel ini dikelompokkan menjadi 2, yakni kiprah embel-embel yang mengurangi jam mengajar tatap muka dan yang tidak mengurangi jam mengajar tatap muka. Tugas embel-embel yang mengurangi jam mengajar tatap muka meliputi:

(1)  Menjadi kepala sekolah/madrasah per-tahun;
(2)  Menjadi wakil kepala sekolah/madrasah per-tahun;
(3)  Menjadi ketua aktivitas keahlian/program studi atau yang sejenisnya;
(4)  Menjadi kepala perpustakaan; atau
(5)  Menjadi kepala laboratorium, bengkel, unit produksi, atau yang sejenisnya.

Tugas embel-embel yang tidak mengurangi jam mengajar tatap muka dikelompokkan menjadi 2 juga, yakni :

1.  Tugas embel-embel minimal satu tahun (misalnya menjadi wali kelas, guru pembimbing aktivitas induksi, dan sejenisnya) dan
2.  Tugas embel-embel kurang dari satu tahun (misalnya menjadi pengawas penilaian dan penilaian pembelajaran, penyusunan kurikulum, dan sejenisnya).

Penilaian kinerja guru dalam melaksanakan kiprah embel-embel yang mengurangi jam mengajar tatap muka dinilai dengan memakai instrumen khusus yang dirancang menurut kompetensi yang dipersyaratkan untuk melaksanakan kiprah embel-embel tersebut.

Berikut panduan singkat untuk memulai Penilaian Kinerja Guru Tugas Tambahan :

1.   Login PTK sebagai Kepala Sekolah dan masuk pada dasbor PKG. Lihat langkah awalnya di sini.

2.   Pilih bab PK Guru Tugas Tambahan.

3. Pilih Jenis / Fungsi Kinerja Pejabat Sekolah (Guru dengan kiprah tambahan) yang akan dinilai kinerjanya, antara lain : Wakil Kepala Sekolah (Bidang Akademik, Bidang Kesiswaan, Bidang Sarana & Prasarana, Bidang Humas), Kepala Perpustakaan, Ketua Program Keahlian, Kepala Laboratorium. Klik tombol Mulai Menilai pada nama Guru dengan kiprah embel-embel untuk mulai melaksanakan penilaian kinerja guru.

4.   Khusus Penilaian dengan kiprah embel-embel Wakil Kepala Sekolah, tentukan Bidang Wakil Kepala sekolah untuk memilih jenis instrumen yang diwakili.

5.   Isi instrumen penilaian sesuai dengan hasil penilaian manual pada lembar instrumen yang Anda bawa. Klik Lanjut untuk meneruskan pengisian Instrumen.

6.   Klik Simpan untuk menyimpan isian Instrumen yang telah Anda lakukan.

7.   Akan ditampilkan Rekap Hasil Penilaian Kinerja,

8.  Klik CETAK untuk Lembar Persetujaun dan Evaluasi (S22 LAMPIRAN A) serta Lembar Rekap Hasil Penilaian (S22 LAMPIRAN B).

9. Status guru dengan kiprah embel-embel yang gres saja Anda nilai telah berkembang menjadi Sudah dinilai Kinerjanya (centang hijau satu).

10. Lakukan penilaian kepada guru dengan kiprah embel-embel yang lainnya, misal guru dengan kiprah embel-embel sebagai Kepala Perpustakaan. Ulangi langkah pertama untuk mulai menilai guru yang lainnya.

11. Klik tanda segitiga terbalik untuk Mengelola Penilaian, perhatikan gambar.

12. Selanjutnya, scan hasil PKG tiap PTK yang telah telah ditandatangani oleh PTK bersangkutan, penilai dan kepala sekolah serta telah dibubuhi cap/stempel sekolah, lalu unggah file scan tersebut.  Untuk mengunggah scan hasil PKG, sanggup Anda pelajari pada tautan berikut : Panduan Unggah Scan Hasil PKG.

Demikian panduan PKG bagi guru yang mempunyai kiprah embel-embel Padamu Negeri 2014/2015yang admin share dari http://bantuan.siap-online.com. Semoga bermanfaat dan terimakasih… Salam Edukasi...!

Terbaik Kiprah Dan Fungsi Ditjen Guru Dan Tendik Kemdikbud Ri

Sahabat Edukasi yang ketika ini sedang berbahagia… 

Pemerintah RI ketika ini secara resmi telah membentuk Direktorat Jenderal (Ditjen) gres di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yaitu Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen Guru dan Tendik).

Pembentukan Ditjen yang khusus menangani guru dan tenaga kependidikan ini tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 14 tahun 2015 perihal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang mempunyai kiprah dan fungsi yang disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan bahwasannya Ditjen Guru dan Tendik mempunyai kiprah menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang training guru dan pendidik lainnya, serta tenaga kependidikan.

"Tumpuan cita-cita untuk peningkatan kualitas pendidikan ada pada guru. Anak suka pada suatu mata pelajaran alasannya gurunya menciptakan anak itu cinta. Kuncinya ada di guru. Oleh alasannya itu, pemerintah secara khusus menciptakan direktorat jenderal guru," katanya di Kemendikbud, Jakarta, Jumat (6/2/2015).
Beberapa poin penting yang disampaikan Mendikbud terkait fungsi Ditjen Guru dan Tendik di antaranya yakni sebagai berikut :

1.   Merumuskan kebijakan di bidang training guru dan pendidik lainnya, serta tenaga kependidikan.

2.   Melaksanakan kebijakan di bidang penyusunan rencana kebutuhan dan pengendalian formasi, pengembangan karir, peningkatan kualifikasi dan kompetensi, pemindahan, dan peningkatan kesejahteraan guru dan pendidik lainnya.

3.   Melaksanakan kebijakan di bidang penyusunan rencana kebutuhan, peningkatan kualifikasi dan kompetensi, pemindahan. lintas tempat provinsi, dan peningkatan kesejahteraan tenaga kependidikan.

4.   Menyusun norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang training guru dan pendidik lainnya, serta tenaga kependidikan," katanya.

5.   Memberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang training guru dan pendidik lainnya, serta tenaga kependidikan.

6.   Melaksanakan penilaian dan pelaporan di bidang training guru dan pendidik lainnya, serta tenaga kependidikan, pelaksanaan manajemen Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, dan pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh menteri.

Demikian share isu mengenai kiprah dan fungsi dari Ditjen Guru dan Tendik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI yang admin rangkum dari situs www.kemdikbud.go.id. Semoga bermanfaat dan terimakasih... Salam Edukasi...!